Contoh Surat Kuasa Pengambilan Ijazah, BPKB, Gaji dan Uang yang Profesional

Contoh Surat Kuasa Pengambilan – Sesuai anda kenali bersama-sama, surat kuasa ialah surat yang bermuatan pemberian kuasa dari seorang pada orang lainnya seperti atas yang tertera di surat kuasa itu. Pemberian kuasa ini dapat beragam, semisal kuasa buat acara yang berangkaian atas masalah adat, kuasa penanganan akta, kuasa pengambilan benda uang, kuasa pengambilan benda (semisal Ijazah, BPKB, Gaji dan Uang, dan lain-lain).

Surat kuasa diperlukan ketika seseorang tak dapat melaksanakan secara langsung sebuah pekerjaan akan tetapi masih tetap menginginkan pekerjaan itu dapat terwujud. Maka orang tersebut dapat memberikan wewenang pada orang lain dengan memberian surat pemberian wewenang atau biasa disebut atas surat kuasa.

Surat kuasa dapat disimpulkan sebagai pemberian kuasa alias wewenang pada seseorang yang dapat diakui buat melaksanakan sesuatu tindakan berdasarkan nama orang yang berikan kuasa karena sang pemberi kuasa tak dapat mengerjakannya secara langsung. Pemberian kuasa enggak sekedar bisa digunakan untuk perorangan aja tapi bisa juga menggantikan satu sebuah instansi.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Ijazah

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama           : Agus Setyo
NIM              : 78787659
Jurusan       : Keperawatan
Fakultas       : Kesehatan
Alamat         : Jl. Rahayu No. 7 Kab. Trenggalek

Dengan ini memberikan kuasa kepada:

Nama          : Dwi Rahwati
No. KTP      : 35042787209
Pekerjaan   : Petani
Alamat         : Jl. Adi Cipto No. 9 Kab. Tulungagung

Untuk pengambilan Ijazah asli dan transkrip nilai beserta fotokopi yang telah dilegalisir serta menandatangani surat-surat yang berkaitan dengan pengambilan ijazah.

Hal-hal dan segala akibat yang disebabkan Surat Kuasa ini adalah tanggungjawab sepenuhnya Pemberi Kuasa.

Demikian Surat Kuasa ini saya buat dengan kesadaran penuh dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun dan semoga dapat digunakan sebagaimana mestinya.

Tulungagung, 14 Agustus 2017

Penerima Kuasa                                                     Pemberi Kuasa

Dwi Rahwati                                                               Agus Setyo

Di atas adalaha contoh surat kuasa pengambilan ijazah. Ijazah buat mahasiswa yang sudah membereskan studinya adalah surat yang esensial, karna kebanyakan diperlukan seseorang untuk melamar pekerjaan. Ijazah kebanyakan akan diberikan beberapa minggu setelah wisuda terkadang lebih lama juga karena perlu proses akreditasi yang lama.

Keadaan ini pasti membuat kesal bagi beberapa mahasiswa yang berasal dari luar kota yang telah berbalik ke kampung halaman atau yang telah bisa karier yang jauh dari kampusnya. Maka dari itu untuk mengatasi keadaan  ini dapat dengan membuat surat kuasa pengambilan ijazah.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB Motor/Mobil

Yang bertanda tangan di bawah ini  :

Nama      : Heru Budi
Alamat    : Rt/Rw 01/02, Wagir Kab. Malang
No. KTP : 504378988

Memberi kuasa penuh kepada :

Nama      : Ani Suci
Alamat    : Jl. Bandulan Gang 1 No. 7 Malang
No. KTP : 504677887

Untuk Mengambil 1 (satu) buah BPKB kendaraan bermotor di PT. Adira Multifinance, termasuk didalamnya untuk menandatangani surat-surat yang berkenaan dengan pengambilan/penyerahan BPKB kendaraan dengan spesifikasi sebagai berikut  :

Merk/Type     : Supra x 125
Jenis                : Honda
Tahun              : 2008
Warna              : Hitam
No. Rangka     : 56788321
No.Mesin         : 2436111112
No. Pol             : N 776 TL
A/n BPKB        : Heru Budi

Dengan ditandatanganinya surat kuasa pengambilan BPKB ini, maka pihak pemberi kuasa membebaskan PT. Adira Multifinance dari segala tuntutan apapun.  Untuk selanjutnya segala resiko yang terjadi akibat ditandatanginanya surat kuasa pengambilan BPKB ini menjadi tanggungan sepenuhnya pihak pemberi kuasa.

Demikain Surat kuasa ini dibuat, untuk bisa digunakan sebagaimana mestinya.

…………..,…………..2017

Yang menerima kuasa                                                  Yang Memberi kuasa

( materai 6000)

(Ani Suci)                                                                             (Heru Budi)

Nilai surat kuasa pengambilan BPKB ialah buat mengambil surat alat transportasi bermotor yang dijadikan jaminan pinjaman pada ketika seorang meminjam uang. Buat pengambilannya BPKB, bisa di ambil kala hutangnya telah terlunasi seperti atas kesepakatan sebelumnya.

Akan tetapi, sering-kali lantaran kehabisan durasi alias terdapat faktor lain yang tak dapat di selesaikan pribadi, serupa sakit atau alih rumah yang anda tak membolehkan buat mengambil BPKB, maka dari itu anda membutuhkan dukungan dari orang lain buat mengambilkan BPKB anda.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                         : Ardia Setya
Tempat/Tgl. Lahir  : Tlogomas, 27 Desember 1987
No. KTP                    : 503443322
Alamat                       : Jln. Soekarno Hatta No. 54 Malang

Memberikan kuasa penuh guna mengurus serta mengambil gaji untuk bulan November 2016 dikarenakan saya sedang pergi keluar kota dalam rangka kepentingan keluarga kepada :

Nama                         : Dwi Setyo Wardana
Tempat/Tgl. Lahir  : Landungsari, 21 Desember 1988
No. KTP                     : 5049999882
Alamat                        : Jln. Tlogomas No. 1 Malang

Segala resiko atau hal – hal yang ditimbulkan dari pelimpahan wewenang ini sepenuhnya, menjadi tanggung jawab saya.

Demikianlah Surat kuasa ini saya buat dengan sebenar – benarnya tanpa ada paksaan dari piha manapun dan untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Malang, 14 Agustus 2017

Penerima Kuasa                                                                 Pemberi Kuasa

Materai 6000

Dwi Setyo Wardana                                                              Ardia Setya

Surat kuasa pengambilan gaji ialah surat yang mengandung pemberian wewenang buat mengambilkan gaji milik pemberi kuasa pada orang lain yang tersurat di surat itu. surat kuasa ini kebanyakan di berikan oleh seseorang karyawan pada orang yang berhubungan.

Keadaan ini dapat berlangsung karena yang berhubungan lagi sakit, lagi biro di luar negeri, atau sebab-sebab lainnya sehingga yang berhubungan tak dapat mengambil gaji secara cara langsung. Meskipun di jaman sekarang telah sedikit yang menggunakan sistem ini, karena gaji karyawan sekarang ini telah otomatis lewat bank masing – masing.

Contoh Surat Kuasa Pengambilan Uang

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama                                  :  Budi Hermawan
Tempat/tanggal lahir      : Batu, 17 September 1991
Pekerjaan                           : Pemasaran
Alamat                                :  Jl. Slecta 1 Batu Malang

Dengan ini memberi kuasa penuh kepada:

Nama                                  : Arif Mukti Setya
Tempat/tanggal lahir      : Malang, 12 Desember 1987
Pekerjaan                           :  Wiraswata
Alamat                                : Jl. Bandulan No. 7 Gang. 4 Malang

Untuk mengambil uang melalukan pengambilan uang secara tunai sejumlah RP 3.000.000,- (tiga juta rupiah) pada rekening Bank Rakyat Indonesia milik saya dengan data sebagai berikut:

No. Rekening    : 048142322
Atas Nama        : Budi Hermawan
Nama Bank       : Bank Rakyat Indonesia

Segala resiko yang terjadi menjadi tanggun jawab saya selaku pemberi kuasa. Demikianlah surat kuasa ini saya buat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan dari pihak manapun.

Penerima Kuasa                                                                       Pemberi Kuasa

(Arif Mukti Setya)                                                                      (Budi Hermawan)

Kepentingan mengambil uang di bank sering-kali jadi penting apalagi bila jumlah besaran uang yang banyak. Akan tetapi tidak semua orang bisa mengambil uang di bank. Oleh karna itu sering-kali diperlukan surat kuasa buat mengambil uang di bank berdasarkan dari pemilik rekening yang bersangkutan.

Surah Al Kahfi Ayat 1-10 Serta Keutamaan yang Diperoleh

Surah Al Kahfi Ayat 1-10 – Surat al kahfi memiliki berbagai keutamaan yang bisa diperoleh bahkan disunahkan untuk tiap jumat untuk membacanya. Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Imam Syafi’i dalam Al-Umm dan Al-Ashaab berkata disunnahkan membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat dan malam Jumatnya.” (Al-Majmu’, 4: 295).

Di sisi lain keutamaan surat Al kahfi apabila menghafal sepuluh ayat pertama akan diselematkan dari godaan dajjal laknatullah.
Dari Abu Darda’ radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ِ
“Siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” (HR. Muslim no. 809)
Dalam riwayat lain disebutkan, “Dari akhir surat Al-Kahfi.” (HR. Muslim no. 809)

Dalam hadist di atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengungkapkan bahwa bagi siapa yang hafal sepuluh ayat pertama atau akhir dari surat al kahfi akan terbebas dari godaan Dajjal.

Imam Nawawi berkata bahwa, “Dijumpai Ulama yang menyatakan bahwa lantaran dari didapatkan keutamaan hal itu karena pada sepuluh ayat surat al kahfi ada suatu hal menakjubkan mengenai tanda-tanda kekuasaan Allah dan begitu juga pada akhir surat al kahfi.

Dan bagi yang bersungguh-sungguh merenungkannya dengan benar akan terjaga dari fitnah Dajjal.

Isi Kandungan surat Al-Kahfi adalah:

  1. Diturunkannya Al-Qur’an sebagai penunjuk jalan yang lurus.
  2. Menghibur Nabi SAW sebab orang kafir pada jaman itu belum beriman.
  3. Keajaiban dalam kisah Ashabul Kahfi.
  4. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam diperintahkan untuk bersabar ketika menghadapi orang-orang fakir.
  5. Ancaman untuk orang kafir yang pada saatnya akan memperoleh siksa dan bala’ (musibah)
  6. Janji kepada orang-orang beriman yang akan memperoleh balasan yang baik.
  7. Perumpamaan bagi orang beriman dan orang kafir dalam hidup di dunia
  8. Permisalan dunia dengan turunnya hujan dari langit dan tanaman yang tumbuh subur.
  9. Dunia yang teranggap hanyalah ketaatan pada Allah saja.
  10. Penyebutan kejadian pada hari kiamat kelak.
  11. Pembacaan kitab catatan antara amal baik dan buruk.
  12. Manusia akan dibukakan kebenaran.
  13. Iblis tidak mau sujud kepada Adam.
  14. Keadaan orang kafir saat memasuki neraka.
  15. Orang yang mendukung kebatilan ketika berdebat dengan orang yang mendukung pada kebenaran.
  16. Kisah tentang umat pada saat itu yang telah hancur agar kita terlibat mengenai hal itu.
  17. Cerita Nabi Musa dan Khidr.
  18. Cerita Dzulqarnain.
  19. Bangunan yang menutupi Ya’juj dan Ma’juj.
  20. Rahmat yang akan turun pada saat hari kiamat.
  21. Tidak bergunanya amalan orang-amalan kafir.
  22. Balasan untuk orang beriman yang berbuat kebaikan.
  23. Ilmu Allah tidak akan habis untuk dicatat.
  24. Perintah untuk ikhlas saat beribadah serta perintah untuk mengikuti Sunah Rasul.

Surat Al Kahfi Ayat 1-10

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Ayat 1  Surat Al Kahfi

Ayat 1 Surat Al Kahfi
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan kepada hamba-Nya Al Kitab (Al-Qur’an) dan Dia tidak mengadakan kebengkokan di dalamnya; (18:1)

Ayat 2  Surat Al Kahfi

Ayat 2 Surat Al Kahfi

Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik, (18:2)

Ayat 3  Surat Al Kahfi

Ayat 3 Surat Al Kahfi

Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya. (18:3)

Ayat 4  Surat Al Kahfi

Ayat 4 Surat Al Kahfi

Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: “Allah mengambil seorang anak.” (18:4)

Ayat 5  Surat Al Kahfi

Ayat 5 Surat Al Kahfi
Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta. (18:5)

Ayat 6  Surat Al Kahfi

Ayat 6 Surat Al Kahfi
Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur’an). (18:6)

Ayat 7  Surat Al Kahfi

Ayat 7 Surat Al Kahfi

Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya. (18:7)

Ayat 8  Surat Al Kahfi

Ayat 8 Surat Al Kahfi

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus. (18:8)

Ayat 9  Surat Al Kahfi

Ayat 9 Surat Al Kahfi
Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan? (18:9)

Ayat 10  Surat Al Kahfi

Ayat 10 Surat Al Kahfi
(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdo’a: “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).” (18:10)