Pengertian dan Dampak Letak Astronomis, Geologis dan Geografis Indonesia

Letak Astronomis Indonesia – Anak-anak Indonesia yang sedang duduk di bangku sekolah dasar ditanamkan rasa bangga terhadap kondisi alam Indonesia. Secara letak geografisnya saja, Indonesia sudah sangat diuntungkan oleh Tuhan. Diapit oleh dua samudra besar dunia, Samudra Pasifik dan Hindia dan berada di antara Benua Asia dengan Australia. Posisi astronomisnya tidak kalah membuat Indonesia kaya. Dengan letak 6 derajat LU (Lintang Utara hingga 11 derajat LS (Lintang Selatan) dan 95 derajat Bujur Timur (BT) sampai 141 derajat Bujur Timur (BT). Sebenarnya apa sih keuntungan negara kita karena berada di posisi tersebut? Mari simak penjelasannya.

Letak Geografis Indonesia dan Pengaruhnya

Pertama kali kita akan membahas mengenai pengaruh letak geografis terhadap negara ini. Berada di antara dua samudera luas dunia membuat angin laut berdatangan dalam jumlah banyak bersama hujan. Inilah penyebab iklim di Indonesia tropis dengan dua musim yang berganti satu kali dalam satu semester.

Cross position membuat Indonesia tanpa harus bersusah payah berada di jalur perdagangan internasional. Tentu saja ini akan membawa banyak untung dalam bidang perdagangan. Tidak sedikit pula letak strategis yang dilewati para pedagang internasional memberikan warna pada budaya di Indonnesia. Misalkan seni, kepercayaan, benda-benda hasil peradaban dan bahasa baru. Beberapa efek penting akibat letak geografis Indonesia lainnya adalah:

Musim

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya. Musim di Indonesia terbagi dua kali dalam setahun. Hal ini karena angin muson sendiri dibagi dua di Indonesia.

  • Muson Barat bertiup dari utara yang tekanan udaranya tinggi menuju selatan. Angin muson barat terjadi pada Oktober hingga April. Angin ini membuat musim penghujan menimpa Indonesia sementara waktu.
  • Muson Timur bertiup dari belahan bumi selatan yang saat itu tekanan udaranya lebih tinggi. Kebalikan dengan muson barat, muson timur terjadi sejak April sampai Oktober. Angin yang dibawa dari bumi selatan bersifat panas dan kering sehingga membuat Indonesia mengalami musim kemarau.

Kelembapan Udara

Dua jenis angin muson tadi adalah penyebab tingginya kelembapan udara di Indonesia. Kemudian kelembapan udara ini mengundang stabilnya suhu. Bisa dikatakan suhu Indonesia pas, tidak panas juga tidak terlalu dingin.

Letak Geologis Indonesia

Sebuah posisi yang tidak boleh dilupakan di samping posisi astronomis dan geografis Indonesia sebagai sebuah negara. Letak geologis yaitu letak suatu wilayah atau negara berdasarkan susunan batuannya. Letak ini dapat diamati dari jenis-jenis batuan yang dikandung suatu wilayah dan ini tidak bisa dilepaskan dari proses terjadinya pegunungan. Terutama Indonesia yang memiliki banyak rangkaian pegunungan, baik mati atau masih aktif.

Akibat Letak Geologis Indonesia

Adapun letak geologis Indonesia yang masih bergantung pada letak geografis (dua samudra dua benua) mengakibatkan wilayah negara ini terletak pada ring of fire (cincin api penyebab banyaknya gunung api bahkan menjadi negara dengan gunung api terbanyak di dunia). Akibatnya adalah:

Aneka Batuan

Di Indonesia barat, Pegunungan Muda Mediterania yang menjad anggota Pegunungan Himalaya berdiri. Itulah mengapa banyak batuan basa ditemukan di sini. Sementara Indonesia timur dan tengah dilewati Pegunungan Sirkum Pasifik yang membuat banyak batuan asam berserakan. Selain itu Indonesia pun menjadi titik bertemunya lempeng litosfer (Indo-Australia), Pasifik dan Eurasia.

Bencana

Mengerikan sekali jika membayangkan Indonesia mengalami satu macam bencana saja, lebih dari satu gunung api meletus. Mungkin inilah yang membuat orang-orang zaman dahulu selalu mengatakan ‘kalau bukan karena Tuhan, mana mungkin kita selamat. Makanya jangan memperbanyak maksiat di Indonesia.’ Selain gunung meletus, aktivitas lain dari gunung berapi dapat memicu gempa bumi dan tsunami.

Baca juga: Kronologi Peristiwa Rengasdengklok 

Anda harus tahu ketika titik di mana lempeng-lempeng bumi bertemu itu beraktivitas lalu terjadi tabrakan maka susunan buminya tidak akan dapat mencegah tumpukan daya yang dilepaskan. Maka tsunami, tanah longsor dan gempa bumi adalah kejadian yang pasti akan terjadi tanpa bisa dicegah. Tindakan preventif hanya bisa meminalisir korbannya.

Tanahnya Subur

Meskipun bencana gempa bumi akibat gunung api meletus berbahaya dan memakan korban tidak sedikit, ternyata selalu ada berkah di baliknya. Seusai gunung api meletus biasanya tanah yang terkena abu vulkaniknya semakin subur untuk dijadikan lahan pertanian maupun ladang. Tidak sedikit pula warga yang mendadak kaya setelah menjual material gunung api sebagai bahan bangunan. Misalnya batu dan pasir bekas letusan.

Kaya Cekungan

Aktivitas tektonik yang bisa disebut aktif ternyata tidak hanya menimbulkan bencana atau kesuburan seperti di atas tadi. Berkah lain seringnya aktivitas tektonik terjadi di Indonesia adalah terbentuknya cekungan sedimen atau sedimentary basin yang tidak sedikit. Dengan adanya cekungan sedimen ini, maka batuan induk ataupun batuan reservoir hydrocarbon yang mengandung minyak bumi akan terakomodir.

Masih berdasarkan kondisi geologis Indonesia, negara ini membagi wilayahnya ke dalam 3 dangkalan. Dangkalan sendiri merupakan daratan yang berada di dalam laut dan menghubungkan suatu wilayah ke benua.

Sahul

Dangkalan sahul berada di dalam laut yang mengoneksikan Indonesia Timur dengan Benua Australia.

Antara

Ada dangkalan antara yang berada di antara Dangkalan Sahul dan Sunda. Letaknya ada di Indonesia bagian tengah.

Sunda

Dangkalan Sunda menghubungkan Indonesia Barat dengan Benua Asia.

Pembagian Indonesia ke dalam tiga dangkalan tersebut membuat pembagian tipe-tipe flora dan fauna Indonesia. Contohnya flora di Indonesia Barat sama dengan flora di Asia pada umumnya. Sementara Fauna di Indonesia Timur memiliki banyak kemiripan dengan Fauna Australia. Nah, flora dan fauna endemik Indonesia berada di Indonesia tengah.

Letak Astronomis Indonesia dan Pengaruhnya

Letak yang pengukurannya berdasarkan garis bujur dan lintang disebut letak astronomis. Garis lintang sendiri merupakan garis khayal yang ada di peta maupun globe dan sejajar dengan garis khatulistiwa. Letak astronomis Indonesia menyebabkan:

Temperatur

Akibat dari letak astronomis yang dimiliki Indonesia, negara ini memiliki temperatur sampai 26 derajat hingga 28 derajat celcius. Masih berkaitan dengan temperatur tinggi ini terjadilah hujan equator atau biasa disebut hujan zenithal.

Curah Hujan

Letak astronomis juga memengaruhi curah hujan di Indonesia yang bisa menyentuh angka 200 mm per tahun.
Pelapukan

Ternyata posisi astronomis dapat membuat pelapukan batuan berjalan lebih cepat dari biasanya, dan inilah yang terjadi di Indonesia.

Flora Fauna

Biasa dikenal dengan keanekaragaman hayati. Kekayaan Indonesia, baik flora maupun faunanya adalah salah satu dampak dari posisi astronomis. Kekayaan flora fauna akan memengaruhi nilai jual wisata Indonesia. Dengan begitu tinggal membenahi pengelolaannya saja, masyarakat dapat hidup dari sektor pariwisata yang menjual pemandangan indah memamerkan kekayaan flora fauna Indonesia. Nilai tambah jika yang berkunjung turis asing. Devisa negara pun akan bertambah.

Gejala Sosial

Kehidupan sosial tidak hanya dipengaruhi oleh letak strategis, namun juga posisi astronomis. Logikanya manusia akan selalu berusaha beradaptasi dengan iklim termasuk tropis.

Hutan Hujan Tropis yang Luas

Indonesia memiliki hutan hujan tropis yang sangat luas dan tersebar di setiap pulaunya. Saking luasnya hutan hujan yang ada di Indonesia, dunia menganggap Indonesia sebagai paru-paru. Sehingga banyak sekali upaya menyelamatkan keberadaan hutan di Indonesia karena akan berpengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat global.

Sinar Matahari

Di wilayah tropis seperti Indonesia, matahari selalu memancarkan sinarnya sepanjang tahun. Akibat positif dari sinar matahari yang ramah ini adalah suburnya tanah di nusantara. Sampai-sampai hampir setiap tanaman dapat hidup di atas tanah Indonesia.

Pembagian Waktu di Indonesia

Sementara itu garis bujur yaitu garis khayal yang ada di peta atau globe dan menghubungkan antara kutub selatan dengan utara. Greenwich adalah tempat garis bujur 0 derajat dan menjadi patokan waktu dunia. Sedangkan posisi astronomi Indonesia menyebabkan satu negara memiliki tiga bagian waktu, yaitu:

WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat)

Waktu Indonesia Barat selisihnya +7 dengan GMT (Greenwich Mean Time). Adapun wilayah Indonesia yang masuk waktu WIB adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jawa, Sumatera, Madura dan semua pulau di sekitarnya.

WIT (Waktu Indonesia Timur)

Waktu Indonesia Timur selisihnya +9 dengan GMT. Wilayahnya mencakup Papua, Papua Barat, Maluku dan sekitarnya.

WITA (Waktu Indonesia Tengah)

Waktu Indonesia Tengah berselisih +8 dengan GMT. Cakupannya meliputi Kalimantan Timur, Sulawesi, Kalimantan Selatan, Bali dan Nusa Tenggara.

Batas Wilayah Negara Indonesia

Letak astronomis juga membuat batas-batas untuk negara Indonesia. Sebagai seorang warga negara, sudah seharusnya kita mengetahui batas-batas negara kita.

Batas Utara Indonesia

Bagian darat sebelah utara kita ada negara Malaysia yang berbatasan langsung dengan Borneo di Kalimantan. Sementara lautnya langsung berhadapan dengan Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam dan Malaysia.

Batas Timur Indonesia

Indonesia bagian timur dipagari oleh Pulau Papua yang terkenal akan kekayaan alamnya. Pulau ini bersentuhan dengan keganasan Samudera Pasifik dan negara Papua Nugini. Meskipun terlihat hampir seperti tanpa batas, namun sebenarnya Indonesia dan Papua Nugini sudah menentukan batas yang tegas.

Batas Barat Indonesia

Di barat Indonesia ada Samudera Hindia dan Perairan India. Hanya bagian barat Indonesialah yang tidak berbatasan langsung dengan negara lain.

Batas Selatan Indonesia

Perairan Australia, Samudera Hindia, Timor Leste adalah perbatasan Indonesia bagian selatan. Sekedar mengingatkan, Timor Leste sudah bukan lagi bagian dari Indonesia sejak memutuskan berdiri sendiri pada tahun 1998 lalu.

Keuntungan Letak Geografis Indonesia

Letak geografis yang membatasi alam Indonesia secara fisik dengan negara-negara lain akan melindungi setiap jengkal kedaulatan tanah kita. Anda harus tahu jika Indonesia dilihat di luar angkasa posisinya terlihat silang. Sudah seharusnya letak strategis yang sangat menguntungkan ini membuat Indonesia ramai dan diperhitungkan di kancah perniagaan internasional bahkan global. Karena tidak mungkin orang dari Eropa dan Asia Barat yang memiliki tujuan ke Australia berjalan tanpa singgah di Indonesia.

Kedua, letak geologis Indonesia yang termasuk pembawa banyak berkah dari musibahnya perlu disyukuri. Tidak ada negara lain yang diciptakan berdiri dengan dilewati dua jalur pegunungan muda dunia. Bagaimana bisa sebuah negara mendapatkan jatah dari Sirkum Mediterania sekaligus Sirkum Pasifik di bagian timurnya.

Ketiga, letak astronomis Indonesia turut menyumbangkan banyak keuntungan bagi makhluk hidup yang tinggal di negara ini. Bahkan sumbangan ini berlaku bagi seluruh makhluk hidup di planet bumi. Tidak pantas kiranya seorang warga Indonesia merasa sudah aman dan nyaman apabila semua potensi ini masih dibiarkan. Jika orang asing menyadari terlebih dulu maka potensi dan dampak-dampak positif lokasi kita akan dimanfaatkan, sementara kita hanya disetir.

Leave a Comment